Sejarah STPK Matauli
STPK Matauli didirikan tahun 2018 oleh Yayasan Matauli, yang sebelumnya sukses mendirikan SMAN 1 Matauli pada 1991-1993 di Pandan, Tapanuli Tengah. Yayasan ini didirikan oleh 13 tokoh asal Tapanuli Tengah, dipimpin oleh tokoh nasional seperti Jenderal (Purn) Feisal Tanjung (alm) dan Dr. Ir. Akbar Tandjung.
Tujuan Pendirian STPK Matauli
Didirikan untuk menjawab kebutuhan peningkatan pendidikan tinggi di bidang perikanan dan kelautan, memanfaatkan potensi besar wilayah pantai barat Sumatera, khususnya Tapanuli Tengah dan Sibolga, yang memiliki kekayaan sumber daya laut dan budaya maritim yang kuat.
Potensi Wilayah
- Produksi perikanan tangkap: 41,6 juta ton
- Produksi perikanan budidaya: 444 ribu ton
- Tingkat pemanfaatan: baru 10,4%
- Garis pantai: 200 km (Tapanuli Tengah), lebih dari 2000 km (pantai barat Sumut)
- Lebih dari 150 pulau dengan potensi ekowisata bahari: terumbu karang, mangrove, pasir putih, gelombang laut, budaya pesisir.
Kontribusi STPK Matauli
- Mendukung pengembangan SDM unggul di bidang kelautan dan perikanan.
- Berperan dalam optimalisasi potensi laut dan pemanfaatannya secara berkelanjutan.
- Menyokong program nasional (Nawa Cita) dan memberi dukungan langsung pada 7 kementerian, termasuk KKP, Kemenristekdikti, KLHK, Kemendes, dan lainnya.
Visi ke Depannya STPK Matauli berperan sebagai pusat pendidikan tinggi yang menyiapkan lulusan berkualitas untuk mengelola sumber daya laut secara ilmiah, berkelanjutan, dan bernilai ekonomi tinggi, sekaligus menjadi pendorong kemajuan daerah dan nasional.
Visi
Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan Matauli (STPK Matauli) memiliki visi yaitu โMenjadi pusat pendidikan dan penelitian bidang perikanan dan kelautan yang cemerlang dan bermartabat di kawasan Indonesia tahun 2035โ.
Misi
- Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran bidang perikanan dan kelautan yang bermutu untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi pada pengelolaan sumber daya perairan laut lepas, terumbu karang, dan mangrove secara berkelanjutan.
- Mengembangkan penelitian eksplorasi dan pengelolaan sumber daya perairan yang bermutu bidang perikanan dan kelautan, khususnya laut lepas, terumbu karang dan mangrove.
- Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang bermutu berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya perairan laut lepas, terumbu karang, dan mangrove secara berkelanjutan
