Sejarah Singkat STPK Matauli
STPK Matauli didirikan tahun 2018 oleh Yayasan Matauli, yang sebelumnya sukses mendirikan SMAN 1 Matauli pada 1991-1993 di Pandan, Tapanuli Tengah. Yayasan ini didirikan oleh 13 tokoh asal Tapanuli Tengah, dipimpin oleh tokoh nasional seperti Jenderal (Purn) Feisal Tanjung (alm) dan Dr. Ir. Akbar Tandjung.
STPK Matauli hadir untuk menjawab kebutuhan peningkatan pendidikan tinggi di bidang perikanan dan kelautan, memanfaatkan potensi besar wilayah pantai barat Sumatera yang memiliki kekayaan sumber daya laut dan budaya maritim yang kuat.
Sejarah Singkat Yayasan MATAULI
Yayasan Maju Tapian Nauli (MATAULI) didirikan oleh tokoh-tokoh masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah dan Sibolga pada 1 Februari 1991 yang turut berperan serta dalam meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan. Pada tahun 1994 didirikan SMAN 1 Matauli, sekolah tersebut telah terbukti menghasilkan SDM berkualitas dan berdaya saing tinggi.
Potensi Wilayah
41,6 jt ton
Produksi perikanan tangkap
444 rb ton
Produksi perikanan budaya
200 km
Garis pantai Tapanuli Tengah
150+
Pulau dengan potensi ekowisata
Visi
“Menjadi pusat pendidikan dan penelitian bidang perikanan dan kelautan yang cemerlang dan bermartabat di kawasan Indonesia tahun 2035”.
Misi
- Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran bidang perikanan dan kelautan yang bermutu untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi pada pengelolaan sumber daya perairan laut lepas, terumbu karang, dan mangrove secara berkelanjutan.
- Mengembangkan penelitian eksplorasi dan pengelolaan sumber daya perairan yang bermutu bidang perikanan dan kelautan, khususnya laut lepas, terumbu karang dan mangrove.
- Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang bermutu berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya perairan laut lepas, terumbu karang, dan mangrove secara berkelanjutan













