SEKILAS INFO
17-10-2021
  • 2 minggu yang lalu / Ayo Bersama Cegah Penularan Covid-19 dengan tetap patuhi protokol kesehatan 5M  (Memakai Masker, Mencuci Tangan,Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan, Membatasi Mobilisasi dan Interaksi.
  • 2 minggu yang lalu / Selamat Bergabung Mahasiswa – Mahasiswi Baru STPK Matauli Tahun Ajaran 2021
24
Jun 2021
0
Joko: Mahasiswa STPK Matauli Asal Sibolga dan Tapteng Hanya Dapat Bantuan Dari Pemerintah Pusat

Tapteng – Ternyata kehadiran Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan (STPK) Matauli di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatera Utara (Sumut) selama ini mampu menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang perikanan dan kelautan.

Ketua STPK Matauli, Dr Ir. Joko Samiaji, M.Sc, kepada Jurnalpolri.com, Senin (15/3/2021), menjelaskan bahwa sudah menjalani tahun ketiga STPK Matauli, berdiri serta jumlah masiswa yang sedang belajar di STPK sebanyak 163 orang, serta mahasiswa tersebut berasal dari lima provinsi.

“Adapun mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di STPK Matauli, dari lima provinsi yaitu, Sumut, Riau, Jawa Barat dan DKI Jaya, dan saat ini STPK Matauli Pandan sudah memiliki akreditas sesuai dengan aturan yang berlaku dan semua bidang studi yang diajarkan di STPK sudah terakreditasi di Badan Akreditasi Nasional (BAN). Selain legal standar yang diharapkan oleh pemerintah sudah terpenuhi di STPK Matauli Pandan.” ungkap Joko.

Kata Joko lagi, seluruh dosen yang mengajar di STPK Matauli rekrutannya sudah memenuhi standard dan tidak asal melamar saja, bahkan semua dosen yang melamar di STPK Matuli terlebih dahulu di seleksi dengan ketat, interview dan selalu dimonitor tentang seluruh pekerjaannya.

“Semua dosen yang mengajar sudah menjalani tes, tidak asal diterima saja menjadi dosen di STPK Matauli sehingga mutu para dosen yang mengajar sudah layak dan tidak diragukan lagi. Sehingga walaupun masih muda akan tetapi seluruh dosen yang mengajar memiliki kompetensi yang sudah teruji.” paparnya.

Joko juga membeberkan, dari seluruh mahasiswa yang ada di STPK Matauli, sebanyak 80% berasal dari Sibolga dan Tapanuli Tengah, bahkan hampir semua mahasiswa tersebut dari keluarga yang tidak mampu. Selama ini hanya Pemerintah Pusat dan Yayasan yang senantiasa memberikan bantuan kepada mahasiswa – mahasiswa tersebut.

“STPK Matauli ini berdiri sebenarnya diperuntukkan khusus untuk putera Puteri Sibolga dan Tapanuli Tengah, dengan tujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia di daerah ini.
Akan tetapi dari 80% mahasiswa yang berasal dari Sibolga dan Tapteng adalah dari kelurga pra – sejahtera bahkan bisa dikatakan dari keluarga yang sangat miskin. Namun pada kenyataannya selama ini bantuan yang diperoleh hanya yang berasal dari Pemerintah Pusat dan Yayasan Matauli.” ucapnya.

Joko menambahkan, bahwa selama ini pemerintah daerah baik Pemko Sibolga maupun Pemkab Tapanuli Tengah tidak pernah memberikan beasiswa atau bantuan pendidikan kepada para mahasiswa – mahasiswi kurang mampu tersebut, pada hal mereka merupakan warga Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Sama sekali tidak pernah ada bantuan dari Pemerintah daerah, sementara para mahasiswa tersebut memiliki prestasi meskipun mereka dari keluarga yang bisa dikatakan sangat miskin.
Dan sebenarnya dua tahun yang lalu Pemerintah Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah, sudah pernah berencana mengalokasikan bantuan pendidikan dalam bentuk beasiswa untuk lima orang mahasiswa kurang mampu di STPK Matauli tetapi sampai saat ini belum terealisasi sama sekali,” bebernya.

Menurut keterangan dari Joko yang juga Dosen di Fakultas Perikanan UNRI ini, bahwa dari 163 mahasiswa di STPK Matauli hanya 72 orang yang memperoleh bantuan beasiswa. Antara lain 53 orang mendapatkan bantuan beasiswa dari pemerintah pusat sedangkan 19 orang lainnya memperoleh bantuan dari Yayasan Matauli dan semuanya berasal dari keluarga yang sangat miskin.

“Bantuan beasiswa dari pemerintah pusat kepada mahasiswa di STPK Matauli, sudah terealisasikan sebanyak 53 orang, sedangkan dari Yayasan Matauli pada tahun ketiga memberikan bantuan beasiswa kepada 19 orang mahasiswa.
Dan para mahasiswa yang memperoleh bantuan beasiswa tersebut adalah benar – benar dari keluarga miskin sehinggga dapat terbantu membayar uang kuliah mereka di kampus STPK ini.” tutur Joko.

Joko berharap ke depan Pemerintah Kota Sibolga dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, dapat mengambil andil untuk memberikan bantuan beasiswa kepada mahasiswa – mahasiswa yang berasal dari kedua daerah ini apalagi jika dikaitkan dengan visi misi Walikota Sibolga saat ini dengan Program Sibolga Pintar.

“Kedepan saya ingin membangun jalinan silaturahmi dan beraudiensi dengan Walikota Sibolga dan Bupati Tapanuli Tengah untuk menyampaikan hal ini, dengan harapan nantinya akan ada perhatian khusus bagi para mahasiswa berprestasi yang berasal dari keluarga tidak mampu di STPK Matauli ini sehingga bisa mendapatkan bantuan beasiswa.
Walau uang kuliah di STPK Matauli ini merupakan salah satu termurah di Indonesia bila dibandingkan dengan universitas negeri lainnya, sebab uang kuliah per semester di STPK Matauli hanya tiga juta rupiah dan tidak ada punggutan lainnya.” jelas Joko mengakhiri keterangannya.

Alamat

Sekolah Tinggi Perikanan Dan Kelautan Matauli

Jl. KH. Dewantara No.1, Sibuluan Indah
Kecamatan : Pandan
Kabupaten : Tapanuli Tengah
Provinsi : Sumatera Utara
Kode Pos : 22538

Maps STPK Matauli

Trafik Pengunjung

  • Visitors today : 6
  • Total visitors : 928
Butuh Bantuan? Chat Kami Melalui Whatsapp?